Kutipan : Rumahku
Surgaku
baitijannati — Hubungan pernikahan memerlukan rasa pengertian yang mendalam antara suami-istri. Beberapa tips untuk menjaga hubungan itu:
Suami bukan Penguasa
Meskipun
Islam menjadikan suami sebagai pemimpin rumah tangga, tapi bukan kepemimpinan
diktator atau tiran. Suami harus melayani istri dengan baik. Nabi SAW
pernah bersabda “Sebaik-baik kalian ialah orang yang paling baik perilakunya terhadap
istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik dari kalian dalam memperlakukan
istri” (HR At Tirmizi dan dishahihkan oleh Al Albani).
Menjadi Partner
Buatlah
keputusan bersama untuk keluarga. Keharmonisan rumah tangga akan lebih jika
keputusan yang diambil tidak sepihak dan semua anggota keluarga menjadi bagian
dari pengambilan keputusan tersebut.
Jangan Emosional
Jangan
pernah emosional baik secara fisik maupun mental kepada pasangan. Nabi SAW
tidak pernah menyakiti istrinya. Nabi SAW pernah bersabda “bagaimana mereka
bisa berbuat menjadikan istri-istri mereka di siang hari sebagai budak, dan
tidur dengan istri mereka di malam hari.”
Menjaga Lisan
Hati-hati
dengan ucapan yang engkau katakan ketika dalam keadaan sedih atau emosional.
Terkadang akan keluar ungkapan yang tidak pernah diucapkan ketika tidak marah.
Tunjukkan Apresiasi
Jangan
pernah membuat pasangan merasa bahwa dia tidak cukup baik pada keluarga atau
tidak memuaskan dengan apa yang dia lakukan atau perkerjaannya. Nabi SAW
bersabda “pada hari kiamat nanti, Allah tidak akan melihat wanita yang tidak
berterima kasih kepada suaminya”.
Berkomunikasi
Komunikasi
adalah hal yang penting. Komunikasi, komunikasi, komunikasi! adalah kata-kata
yang sering diucapkan dalam konseling dan memang hal tersebut perlu dilakukan.
Suami istri perlu saling berbicara. Lebih baik jika dalam menghadapi masalah
dibicarakan lebih dini dan terbuka,
Banyak Bersyukur
Jangan
merasa cemburu dengan orang lain yang hidup lebih baik daripada kita. Allah
yang memberikan rezeki. Melihat orang lain yang hidup kurang dari kita akan
membuat kita bersyukur. Dan ini akan memberikan banyak manfaat kepada kita.
Berikan Pasangan Waktu untuk Sendiri
Bila
pasangan Anda tidak ingin selalu bersama sepanjang waktu, tidak berarti dia
tidak mencintai Anda. Orang membutuhkan waktu untuk sendiri dengan berbagai
alasan. Terkadang mereka ingin membaca, memikirkan masalah pribadi atau hanya
ingin rileks. Jangan membuat mereka merasa berdosa ketika ingin sendiri.
Mengakui Kesalahan
Ketika
membuat kesalahan, akui. Ketika pasangan membuat sebuah kesalahan, segera
maafkan. Jangan membawa kemarahan di waktu tidur.
Jaga Rahasia
Jangan
pernah mendiskusikan pernak-pernik pernikahan dengan orang lain, kecuali jika
ada alasan syar’i untuk melakukannya. Beberapa suami-istri, sengaja atau tidak,
kerap membicarakan kondisi fisik pasangan mereka kepada orang lain.
Begitulah,
pernikahan yang baik memerlukan kesabaran dan keramahan, pengorbanan, empati,
cinta, pengertian, kerja keras, saling memaafkan. Semuanya dapat dirangkaikan
dalam satu kalimat: selalu memperlakukan pasangan dengan cara seperti kita
inginkan orang lain lakukan terhadap kita.[www.baitijannati.wordpress.com] kholda, berbagai
Sumber : Tabloid Media Umat edisi 47
Sumber : Tabloid Media Umat edisi 47